Wisatawan Thailand Kehilangan Tujuh Koper di Kawasan Bromo.Suasana dramatis saat wisatawan panik setelah tujuh koper dilaporkan hilang di kawasan Bromo. (Foto ilustrasi)

Wisatawan Thailand Kehilangan Tujuh Koper di Kawasan Bromo.

Probolinggo – Kunjungan rombongan wisatawan asal Thailand ke kawasan Gunung Bromo berubah menjadi kepanikan setelah tujuh koper berisi barang berharga dilaporkan hilang pada Minggu (15/2/2026). Peristiwa tersebut terjadi saat kendaraan rombongan diparkir di pendopo Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo.

Koper milik para wisatawan sebelumnya disimpan di dalam mobil yang terparkir dalam kondisi terkunci. Sopir bersama rombongan sempat turun meninggalkan kendaraan beberapa saat. Namun ketika kembali, mereka mengalami kesulitan membuka pintu mobil.

“Saat dibuka, kondisi di dalam sudah berantakan. Koper yang awalnya tertata rapi sudah acak. Setelah diperiksa, tujuh koper hilang,” ujar agen travel rombongan, Jhonni.

Kehilangan tersebut sempat membuat para wisatawan panik. Bahkan, kecurigaan sempat mengarah kepada pihak travel karena tidak terlihat kerusakan mencolok pada kendaraan.

Situasi kemudian berubah ketika salah satu koper terlacak melalui GPS. Titik terakhir sinyal terdeteksi di Jalan Bogowonto, Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo.

“Beberapa waktu kemudian, situasi berubah setelah salah satu koper terlacak melalui GPS, dengan titik terakhir terdeteksi di Jalan Bogowonto, Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo,” jelas Jhonni.

Berdasarkan petunjuk tersebut, rombongan mendatangi lokasi yang terdeteksi GPS. Namun mereka memilih tidak bertindak sendiri dan meminta bantuan aparat kepolisian.

“Puluhan anggota buser dari Polres Probolinggo turun ke lokasi dan melakukan penggeledahan di salah satu rumah warga yang dicurigai. Namun koper tidak ditemukan dan sinyal GPS menghilang,” ungkapnya.

Kapolsek Sukapura AKP Ardhi Bita Kumala membenarkan adanya dugaan pencurian koper milik wisatawan mancanegara tersebut. Polisi kini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.

“Saat ini anggota Polsek Sukapura bersama tim unit Buser Satreskrim Polres Probolinggo masih melakukan penyelidikan dan pengembangan. Untuk informasi lainnya akan kami sampaikan kemudian,” kata Ardhi. (alr)