Pikap Pengangkut Sound Ronda Sahur Terbakar di Trenggalek, Diduga Akibat Tumpahan BBM GensetKobaran api melalap pikap pengangkut sound system ronda sahur di Watulimo, Trenggalek. Warga sempat berupaya memadamkan api, namun kendaraan dan perangkat audio hangus terbakar.(Foto ilustrasi)

Pikap Pengangkut Sound Ronda Sahur Terbakar di Trenggalek, Diduga Akibat Tumpahan BBM Genset

Trenggalek – Sebuah mobil pikap pengangkut perangkat sound system untuk kegiatan ronda sahur keliling hangus terbakar di Dusun Karangsono, Desa Karanggandu, Kecamatan Watulimo, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, Minggu (22/2/2026) dini hari. Insiden yang terjadi sekitar pukul 02.00 WIB itu tidak menimbulkan korban jiwa, namun kerugian material ditaksir mencapai Rp 40 juta.

Kebakaran diduga dipicu tumpahan bahan bakar minyak (BBM) dari mesin genset yang dibawa di bak belakang kendaraan. Percikan api disebut muncul setelah terjadi korsleting pada kabel sound system yang kemudian menyambar bagian bodi mobil hingga api cepat membesar.

Babhinkamtibmas Desa Karanggandu, Aipda Setiono, mengatakan mobil jenis Daihatsu Espas milik Siswoyo (44) tersebut terbakar saat kegiatan ronda sahur baru berjalan sekitar 500 meter dari titik awal.

“Mobil pikap terbakar ketika keliling ronda sahur menggunakan sound dan tidak jauh dari lokasi awal,” ujar Setiono.

Menurut keterangan warga, percikan api pertama kali terlihat dari bagian belakang mobil yang membawa empat unit sound system serta satu genset. Menyadari adanya api, pengemudi langsung menghentikan kendaraan dan keluar untuk menyelamatkan diri.

“Dari keterangan, bahan bakar genset kondisi penuh. Diduga bensin tumpah karena jalan menurun, lalu terjadi korsleting kabel sound system yang memicu percikan api,” jelas Setiono.

Petugas Polsek Watulimo menerima laporan sekitar pukul 02.00 WIB dan tiba di lokasi sekitar 15 menit kemudian. Polisi mengamankan sejumlah barang bukti di antaranya potongan kabel sound system, pelat nomor kendaraan, serta sisa material lain yang berkaitan dengan kebakaran.

Warga sekitar yang sempat berusaha memadamkan api dengan alat seadanya tidak berhasil karena kobaran api cepat membesar dan melalap seluruh bagian kendaraan. Peristiwa ini sempat mengagetkan warga yang tengah bersiap menjalankan sahur dan membuat kegiatan ronda keliling terhenti.

Meski tidak ada korban jiwa, kejadian pikap pengangkut sound ronda sahur terbakar di Trenggalek ini menjadi peringatan bagi masyarakat agar lebih berhati-hati membawa genset dan bahan bakar selama kegiatan Ramadhan, terutama saat perjalanan di medan jalan menurun.(alr)