Bandung Barat - Operasi pencarian korban longsor di kawasan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, memasuki hari kedua pada Minggu (25/1/2026). Hingga sore hari, Tim SAR Gabungan berhasil menemukan 14 jenazah korban yang tertimbun material longsor di Kampung Pasir Kuning, Desa Pasirlangu.
Dengan penemuan tersebut, jumlah korban meninggal dunia yang telah dievakuasi sejak operasi dimulai kini mencapai 25 kantong jenazah. Seluruh korban langsung dibawa ke posko Disaster Victim Identification (DVI) untuk menjalani proses identifikasi lebih lanjut.
Berdasarkan data Tim SAR Gabungan, tujuh jenazah ditemukan di area pencarian worksite A1, enam jenazah di worksite A2, serta satu jenazah lainnya di worksite B1. Seluruh lokasi berada di zona terdampak longsor yang cukup parah.
Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian Permana, mengatakan pencarian pada hari kedua melibatkan ratusan personel dari berbagai unsur, termasuk TNI, Polri, BPBD, relawan, serta tim medis. Untuk mempercepat proses evakuasi, personel dibagi ke dalam beberapa sektor pencarian.
“Fokus pencarian hari ini dilakukan di dua sektor utama, yaitu sektor alpha dan sektor bravo,” ujar Ade di lokasi bencana.
Dalam pelaksanaannya, Tim SAR mengombinasikan berbagai metode pencarian, mulai dari penggunaan alat berat, pencarian manual oleh personel di lapangan, hingga pemantauan udara menggunakan drone UAV. Dua unit alat berat dikerahkan untuk membuka timbunan material longsor yang menutup area permukiman warga.
Namun, proses pencarian tidak berjalan mudah. Cuaca yang berubah-ubah serta kondisi medan yang terjal dan labil menjadi kendala utama di lapangan. Situasi tersebut menuntut kewaspadaan ekstra demi menjaga keselamatan seluruh personel yang terlibat.
“Medan cukup berisiko, sehingga setiap langkah pencarian harus dilakukan dengan sangat hati-hati,” jelas Ade.
Atas pertimbangan teknis dan faktor keselamatan, Tim SAR Gabungan memutuskan menghentikan sementara operasi pencarian pada Minggu sore. Pencarian korban longsor Cisarua dijadwalkan akan kembali dilanjutkan pada hari ketiga, Senin (26/1/2026) pagi. (ord)
korban Meninggal Dunia Yang Telah Dievakuasi Mencapai 25 kantong jenazah (Foto Ilustrasi) .jpg)













Komentar
Tuliskan Komentar Anda!