KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, KAI Daop 4 Semarang Berikan Refund Tiket 100 PersenKereta Api Indonesia (Persero) Daop 4 Semarang memastikan penumpang terdampak berhak atas pengembalian tiket hingga 100 persen. (Foto ilustrasi)

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, KAI Daop 4 Semarang Berikan Refund Tiket 100 Persen

Brebes,- Peristiwa anjloknya KA Bangunkarta di wilayah Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Senin (6/4/2026), berdampak pada perubahan pola operasi sejumlah perjalanan kereta api.

Menyikapi hal tersebut, PT Kereta Api Indonesia (Persero) melalui Daop 4 Semarang memberikan kompensasi penuh kepada pelanggan terdampak.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menyampaikan bahwa kebijakan ini merupakan bentuk tanggung jawab perusahaan terhadap kenyamanan dan hak pelanggan.

“Sebagai bentuk komitmen pelayanan kepada pelanggan, KAI Daop 4 Semarang memberlakukan ketentuan pengembalian bea tiket bagi pelanggan yang terdampak perubahan pola operasi perjalanan ataupun pembatalan kereta api akibat rintang jalan,” ujar Luqman dalam keterangannya.

Ia menjelaskan, pelanggan yang memilih tidak melanjutkan perjalanan akibat perubahan rute, perjalanan memutar, maupun potensi keterlambatan dapat membatalkan tiket dengan pengembalian dana penuh sebesar 100 persen.

Tak hanya itu, kebijakan refund ini juga berlaku untuk tiket lanjutan maupun tiket pulang-pergi (PP), selama masih berada dalam sistem layanan KAI Group.

KAI memberikan waktu maksimal tujuh hari sejak tanggal kejadian bagi pelanggan untuk mengajukan proses pengembalian dana. Pengajuan dapat dilakukan melalui loket stasiun maupun Contact Center KAI 121.

Selain itu, pelanggan juga dapat memanfaatkan layanan digital melalui aplikasi Access by KAI, termasuk fitur VoIP yang memudahkan proses pengajuan refund tanpa harus datang langsung ke stasiun.

Untuk perjalanan kereta yang masuk kategori pembatalan (cancel train), pelanggan bahkan dapat melakukan pembatalan tiket secara mandiri melalui aplikasi tersebut.

“Dana pengembalian tiket nantinya akan ditransfer langsung ke rekening bank pelanggan,” tambah Luqman.

Hingga kini, proses penanganan dan evakuasi rangkaian kereta yang anjlok masih terus dilakukan guna memulihkan jalur serta memastikan operasional kembali normal. (ord)