JAKARTA – Banjir merendam kawasan Jalan Krama Yudha, Rawa Terate, Cakung, Jakarta Timur, pada Minggu (18/1/2026). Ketinggian air bervariasi mulai dari 50 sentimeter hingga mencapai 1,5 meter di sejumlah titik.
Ketua RT 07 RW 05 Rawa Terate, Zaenap (46), menyebut banjir kali ini sebagai yang terparah dalam lima tahun terakhir. Ia mengatakan hujan dengan intensitas tinggi mulai turun sejak pukul 02.00 WIB dan mencapai puncaknya sekitar pukul 04.00 WIB.
“Jam empat subuh itu hujannya deras sekali. Tidak lama kemudian air langsung naik ke jalan dan permukiman,” ujar Zaenap saat ditemui di lokasi.
Menurutnya, di wilayah RT 07 ketinggian air berkisar antara 80 hingga 90 sentimeter. Namun, di bagian permukiman yang lebih dalam, genangan air bahkan mencapai lebih dari satu meter hingga setinggi pinggang orang dewasa. Kondisi terparah dilaporkan terjadi di RT 10 dengan ketinggian air mencapai lebih dari 1,5 meter.
Zaenap menjelaskan, saluran air di wilayah Rawa Terate sebenarnya berfungsi normal. Namun, banjir yang terjadi secara bersamaan di wilayah sekitar seperti Kelapa Gading, Jakarta Utara, serta Kampung Sawah, Kota Bekasi, membuat air tidak mengalir keluar dan justru berputar di kawasan permukiman.
Sebelum banjir semakin meluas, pihak RT telah mengimbau warga untuk mengamankan barang-barang berharga, terutama perabot dan barang elektronik. Warga juga diminta memindahkan sepeda motor ke tempat yang lebih tinggi.
“Kalau air sudah lebih dari satu meter biasanya warga mulai mengungsi ke balai warga atau masjid di dekat jalan raya,” katanya.
Bantuan dari pemerintah setempat, TNI, dan Polri mulai berdatangan sejak pagi hari, meski belum menjangkau seluruh warga terdampak. Hingga siang hari, air di jalan utama Rawa Terate mulai berangsur surut seiring berhentinya hujan.(ref)
Ketinggian air bervariasi mulai dari 50 sentimeter hingga mencapai 1,5 meter di sejumlah titik (Foto Ilustrasi) 













Komentar
Tuliskan Komentar Anda!